Welcome to Chilly Theme

Sea summo mazim ex, ea errem eleifend definitionem vim. Ut nec hinc dolor possim mei ludus efficiendi ei sea summo mazim ex.

Begini Cara Kerja Vaksin Membentuk Imunitas Tubuh

Begini Cara Kerja Vaksin Membentuk Imunitas Tubuh

Hebatnya, vaksin ini disebut-sebut bisa melawan Covid-19 jenis baru, B117. Vaksin yang berasal dari salah satu bagian virus merupakan cara paling aman karena tidak menggunakan seluruh bagian virus. Namun, memproduksi vaksin jenis ini membutuhkan pengetahuan yang mendalam mengenai virus tersebut, salah satunya adalah sekuens materi genetik virus. Perusahaan farmasi asal Prancis Sanofi menggunakan metode ini untuk membuat vaksin Covid-19.

Dengan pemberian vaksin mRNA, diharapkan tubuh akan lebih cepat mendeteksi dan menghancurkan virus Corona saat Anda terpapar virus tersebut, sehingga Anda bisa terhindar dari penyakit COVID-19. Setelah pemberian vaksin ini, Anda bisa menjalani tes serologis untuk memastikan apakah tubuh Anda telah menghasilkan reaksi kekebalan terhadap virus Corona. Setelah masuk ke dalam tubuh, mRNA dari vaksin yang ditangkap oleh sel imun akan mengarahkan sel tersebut untuk memproduksi spike protein. Protein ini merupakan protein yang menyusun bagian dari permukaan virus Corona. Sejauh ini, pengembangan vaksin untuk Covid-19 berfokus pada penggunaan salah satu bagian dari virus corona, yaitu spike protein atau duri-duri yang menyelubungi permukaan virus. SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19, seperti yang sudah diterakan oleh para peneliti, terdiri dari material genetik yang dibungkus membran yang memiliki duri-duri dari protein.

Cara kerja vaksin covid

Setiap antibodi, atau prajurit, dalam sistem dilatih untuk mengenali satu jenis antigen tertentu. Sedangkan, vaksin sendiri merupakan zat aktif pada virus atau bakteri yang dapat menimbulkan reaksi sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus atau penyakit tertentu. Kebanyakan vaksin dimasukkan ke dalam tubuh dengan cara suntikan, tetapi ada pula yang diberikan melalui mulut , maupun semprotan ke hidung. Selain itu, terdapat pula istilah imunisasi yang berarti reaksi dari tubuh setelah mendapatkan vaksin. Tubuh manusia memiliki sistem imun yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari serangan organisme asing seperti virus atau bakteri.

Saat seseorang divaksinasi, orang tersebut sangat mungkin terlindungi dari penyakit yang disasar. Orang-orang dengan kondisi kesehatan penyerta yang memperlemah sistem imun mereka atau yang memiliki alergi parah terhadap beberapa komponen vaksin mungkin tidak bisa divaksinasi dengan vaksin-vaksin tertentu. Orang-orang ini masih dapat dilindungi jika mereka tinggal di tengah orang-orang yang divaksinasi.

Vaksin ini bekerja untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh sehingga antibodi dapat melawan virus Covid-19. Tujuan vaksin pada dasarnya sama, yakni memicu antibodi dalam tubuh untuk mengingat dan menyerang virus. Begitu pula dengan vaksin CoronaVac, ia bekerja dengan mengajarkan sistem kekebalan untuk membuat antibodi melawan virus Corona jenis baru. Vaksin COVID-19 yang diberi nama CoronaVac itu mencapai ambang batas minimum yang ditetapkan oleh banyak badan pengatur yang mengesahkan vaksin, seperti BPOM.

Namun kelemahannya adalah ia tidak cocok untuk orang yang memiliki sistem kekebalan lemah. Materi genetik itu kemudian mengajari dan memberikan perintah sistem kekebalan tubuh cara melawan infeksi virus SARS-CoV-2 di masa mendatang. Sel B memiliki protein dalam berbagai bentuk, dan beberapa mungkin memiliki bentuk yang tepat untuk menempel pada virus corona.

Vaksin akan memperkuat tubuh sehingga virus tidak mampu menempel ke bagian tubuh manapun sehingga mati. Dalam diskusi digital, Bambang mengatakan vaksinasi berfungsi untuk melatih kekebalan di dalam tubuh manusia. Vaksin yang disuntik juga ditujukan untuk memperkenalkan tubuh pada virus atau bakteri tertentu. Dengan demikian, ke depannya jika terinfeksi virus Covid-19, sistem imun dalam tubuh akan terbiasa untuk melawan virus itu.

Kondisi tersebut disebut dengan herd immunity yang memungkinkan suatu penyakit dapat hilang sepenuhnya tanpa harus melakukan vaksinasi kepada seluruh populasi penduduk suatu wilayah. Jika banyak orang yang melakukan vaksinasi terhadap suatu penyakit, maka peluang terpapar suatu jenis penyakit juga akan semakin kecil. Oleh karena itu pelaksanaan vaksinasi memang sangat penting dan memiliki banyak manfaat bahkan untuk orang yang tidak melakukan vaksinasi. Makanya, biasanya orang yang sudah pernah terinfeksi bakteri atau virus dan ketika bakteri atau virus tersebut ingin menyerang lagi.

Vaksin Johnson & Johnson diklaim dapat membantu mencegah penularan virus corona dalam sekali suntikan. Dari hasil uji coba, efektivitas dari vaksin ini berkisar antara 66 hingga eighty five persen. Gelombang kedua sendiri rencananya akan dilakukan pada April 2021-Maret 2022 dengan pemerintah menargetkan vaksinasi terhadap 181,5 juta orang.

Leave a Reply