Mau Merasakan Orgasme Saat Melahirkan?

Kontraksi sebelum/menjelang melahirkan dapat terjadi kapan saja antara minggu ke-20 dan ke-37 kehamilan. Kontraksi ini tidak bakal berhenti, dan bisa semakin sering, semakin teratur, dan terus menerus. “Bila perlu tahu stage forty five, kira anjurkan dokter anastesinya untuk lakukan lock satu level di atasnya atau satu level di bawahnya, sehingga aman,” jelasnya. Bangun suasana penuh kasih dan dianjurkan supaya ibu hamil menerima dukungan dari doula dan orang yang dicintai. Usahakan tetap aktif selama persalinan dengan mengubah posisi, bergerak, dan berjalan. Begitu juga dengan rasa nyeri punggung yang disertai kontraksi intens.

Apakah lahiran normal sakit?

Ibu hamil yang terinfeksi herpes genital tidak disarankan untuk melahirkan normal, guna mengurangi risiko penularan herpes ke bayi. Meski harus melalui proses yang berat dan lama selama melahirkan secara regular, proses pemulihan setelah melahirkan jauh lebih cepat dibandingkan dengan proses caesar. Paling tidak 6 jam sesudah melahirkan, ibu sudah dapat beraktivitas sendiri dan dapat bergerak dengan bebas. Secara perlahan posisi bayi Anda semakin turun ke jalan lahir.

Rasa mulas dan nyeri yang tak tertahankan menjelang persalinan merupakan salah satu hal yang paling ditakutkan ibu hamil. Nyeri ini timbul akibat kontraksi rahim dan pelebaran leher rahim sebagai respon tubuh untuk mempersiapkan kelahiran. Tak heran jika beberapa ibu hamil lebih memilih melahirkan dengan operasi caesar dibandingkan normal untuk menghindari rasa sakit ini. Jangan khawatir, sekarang ini ada banyak metode yang bisa mengurangi rasa sakit menjelang persalinan sehingga ibu tetap bisa melahirkan regular.

Bukan tidak mungkin dari awalnya persalinan regular diubah menjadi caesar karena pertimbangan kondisi calon ibu atau janin. Emboli air ketuban adalah kondisi ketika air ketuban masuk ke pembuluh darah ibu dan menyumbat arteri paru-paru. Komplikasi ini merupakan masalah yang paling berbahaya, baik saat melahirkan regular maupun saat operasi caesar.

Perlu diketahui, melahirkan normal setelah pada persalinan sebelumnya melalui operasi caesar umumnya aman. Namun, berdasarkan penelitian, 1 dari 200 ibu hamil yang melakukan VBAC berisiko mengalami robek rahim. Tahap terakhir dalam proses melahirkan secara regular adalah pengawasan. Hal ini dilakukan untuk melihat dan mengawasi apakah terjadi pendarahan pada ibu atau tidak. Bahkan setelah mengeluarkan plasenta pun ibu masih mengeluarkan darah dari vagina namun tidak banyak. Saat proses persalinan berlangsung, beberapa ibu hamil juga memiliki teknik tersendiri dalam mengalihkan pikirannya dari rasa sakit saat melahirkan.

Namun, sebenarnya bayi juga memiliki waktu tidur dan waktu bergerak di dalam kandungan. Bila satu jam telah lewat tetapi gerakan janin tidak terasa, periksakanlah ke rumah sakit atau klinik. Persiapkan psychological, misalnya dengan meditasi atau teknik relaksasi.

Ketika ukuran bayi terlalu besar, terdapat kemungkinan ibu dapat mengalami cedera seperti memar di kulit atau bahkan retak tulang. Kontraksi berlangsung dalam waktu yang lebih lama, lebih kuat, dan lebih sering. Hal ini menyebabkan leher rahim Anda hampir terbuka penuh, sampai 7 cm.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *