Welcome to Chilly Theme

Sea summo mazim ex, ea errem eleifend definitionem vim. Ut nec hinc dolor possim mei ludus efficiendi ei sea summo mazim ex.

Vaksinasi Untuk Lansia Terus Berlanjut

Vaksinasi Untuk Lansia Terus Berlanjut

Dengan harapan virus yang sudah dimatikan itu akan membentuk kekebalan dalam tubuh. Pemerintah telah menetapkan tujuh jenis vaksin melalui Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/12758/2020 tanggal 28 Desember 2020 tentang Penetapan Jenis Vaksin untuk Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Namun dari tujuh vaksin Covid-19 tersebut, baru satu vaksin yang telah memperoleh persetujuan dalam kondisi darurat (Emergency Use Authorization/EUA) dari Badan POM, yaitu vaksin CoronaVac produksi Sinovac. Sesuai dengan data-data hasil uji klinis yang tersedia pada saat EUA diterbitkan, penggunaan vaksin CoronaVac diperbolehkan untuk kelompok usia dewasa dari 18 hingga fifty nine tahun. Untuk saat ini, pendaftaran bisa dilakukan bagi mereka yang memiliki KTP domisili di ibu kota provinsi.

Siti Nadia mengungkapkan goal vaksin covid-19 untuk masyarakat lanjut usia sekitar 21,5 juta dosis. Jakarta, Beritasatu.com – Masyarakat lanjut usia , menjadi penerima vaksinasi Covid-19 prioritas tahap II. Saat ini Kementerian Kesehatan telah membuka pendaftaran, maka masyarakat Lansia harus memperhatikan langkah-langkah untuk mendaftarkan diri sebagai penerima vaksin Covid-19. Sudinkes Pemkot Jakarta Utara sudah mulai melakukan program vaksinasi untuk lanjut usia .

Di kedua website tersebut akan tersedia link atau tautan yang dapat diklik oleh sasaran vaksinasi masyarakat lanjut usia. Saat ini 7 juta vaksin sudah siap untuk didistribusikan dan akan segera sampai di 34 provinsi. Vaksinasi ini akan fokus di provinsi yang ada di Jawa – Bali sehingga vaksinasi ini akan didistribusikan sesuai dengan proporsi di mana Jawa-Bali mendapatkan kurang lebih 70% dari proporsi vaksin yang ada saat ini. Sementara itu, China dengan murah hati menawarkan vaksin ke negara-negara yang membutuhkan.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa berusia di atas 60 tahun, terutama mereka yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid lebih mungkin mengalami infeksi virus Korona yang lebih parah. Kendati demikian, proses vaksinasi covid-19 untuk lansia tetap bakal dilakukan secara bertahap. “Penyuntikan vaksin untuk lansia ini kami lakukan selana 28 hari kedepan. Jadi akan kami working terus prosesnya,” ujarnya.

Di Jawa dan Bali mendapatkan kurang lebih 70% dari proporsi vaksin yang ada saat ini. Vaksinasi untuk lansia akan dimulai di ibu kota provinsi untuk seluruh provinsi di Indonesia, dengan prioritas awal di Jawa dan Bali. Sebelumnya, Kementerian Kesehatan juga memperbarui kondisi orang yang tidak bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19. Mengenai batasan maksimal usia lansia yang bisa divaksin, Nadia menyatakan, tidak ada batas maksimal.

Serbia, salah satu negara bekas Yugoslavia dengan populasi 7 juta orang juga ngebut dengan program vaksinasi massal. Kuotanya mencapai 22 per one hundred orang (posisi four/3/21) Menteri kesehatan Serbia, Zlatibor Loncar secara simbolis mendapat vaksinasi anti Covid-19 buatan Sinopharm, Cina di Beograd akhir Januari silam. Untuk diketahui, terkait izin penggunaan darurat vaksin bagi lansia, BPOM juga telah mengeluarkan informasi yang dapat digunakan sebagai acuan bagi para nakes dan vaksinator dalam melakukan skrining sebelum pelaksanaan vaksinasi. Hal ini penting mengingat kelompok lansia adalah kelompok berisiko tinggi sehingga pemberian vaksin harus dilakukan secara hati-hati. Untuk pendaftaran lansia ada dua mekanisme, “Pertama melalui website, di bagian pengumuman bisa langsung melakukan pendaftaran. Untuk sasaran lansia, akan ada informasi lebih lanjut dari Dinas Kesehatan maupun Puskesmas setempat mengenai jadwal vaksinasi.

Vaksin bagi lansia

Namun, mengingat populasi lansia merupakan populasi berisiko tinggi, maka pemberian vaksin harus dilakukan secara hati-hati. Kelompok lansia cenderung memiliki berbagai penyakit penyerta atau komorbid yang harus diperhatikan dalam penggunaan vaksin ini. “Oleh karena itu, proses skrining menjadi sangat kritikal sebelum dokter memutuskan untuk memberikan persetujuan vaksinasi,” tegas Kepala Badan POM.

Leave a Reply