Yuk, Latih Si Kecil Untuk Bersabar Sejak Dini Lewat Cara Ini!

Jika memang benar-benar kesal, coba lakukan sesuatu yang bisa menahan emosi. Cara yang paling mudah untuk menjadi orangtua yang lebih sabar adalah menarik napas panjang setiap kali amarah mulai terasa, dan coba berpikir lebih positif. Pandemi Covid-19 dan PPKM membuat seluruh masyarakat untuk berdiam diri di rumah. Meski demikian, HAN tetap menjadi momen yang tepat bagi orang tua untuk memiliki waktu berharga bersama anak di rumah, sekaligus mengajarkan anak untuk selalu bersyukur dan peduli terhadap sesama.

SUKABUMIUPDATE.com – Seberapa baik Anda mengendalikan Emosi Anda? Saat rintangan yang mampir di hidup seolah tak kunjung berkurang, stok kesabaran yang ada di dalam diri pun kian lama kian menipis. Melansir dari tempo.co, untuk kembali memenuhinya, Anda bisa coba menerapkan cara menjadi orang sabar, seperti mulai mengubah cara pandang, hingga mempraktikkan teknik relaksasi pikiran dengan meditasi. “Melalui ibadah kurban kita melatih kesabaran, seperti sabarnya Nabi Ismail merelakan diri untuk disembelih oleh ayahnya. Jika siswa sabar menerima pandemi ini, insyaallah, Alah akan memberikan jalan keluar bahkan rezeki dari arah yang tidak disangka,” imbuh Patris. Meminta si kecil untuk menunggu waktu makan hingga 1 jam pasti terlalu lama dan sudah melampaui batas kemampuan anak.

Saat mendidik anak, tidak sedikit orangtua yang hanya fokus pada faktor akademik, padahal kreativitas dan keaktifan si kecil juga penting untuk dipantau. Cara mendidik anak supaya pintar dan kreatif memang butuh tenaga, kesabaran, dan ketenangan untuk mendampinginya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mendidik anak untuk lebih kreatif dan aktif.

Masih ingat saat kita diajarkan untuk bergantian saat ingin menaiki ayunan di sekolah? Dulu, kita mungkin merasa kesal saat harus menunggu untuk melakukan hal yang disuka. Namun ternyata, ajaran tersebut bermanfaat hingga kita dewasa.

Cara untuk melatih kesabaran terhadap anak

Anak dengan usianya yang masih balita sedang berlatih dalam menggerakkan motorik-motorik halusnya. Saat ia bermain puzzle, anak secara otomatis akan berlatih untuk dapat mengatur antara gerakan matanya dan tangannya. Gerakan motorik halus seperti ini akan membantu meningkatkan ketrampilan anak yang lainnya, seperti kemampuan dalam hal menulis. Menggabungkan potongan-potongan dari puzzle membutuhkan kesabaran khusus pada seorang anak. Bermain puzzle juga menuntut anak Anda untuk lebih sabar & mau berlatih untuk dapat berproses agar mencapai satu tujuannya.

Jadi, daripada menekan klakson berkali-kali berharap kendaraan di depan bisa maju, lebih baik terima keadaan dengan menunggu dengan tenang. Toh, memang Anda sudah terlanjur terjebak macet di jalur itu. Untuk dapat menguasai suatu ketrampilan atau dapat memahami suatu pengertian itu membutuhkan waktu. Masing-masing pembelajar yang berbeda dalam karakter maupun kemampuan akal akan memiliki irama dalam belajar yang tidak bisa dibandingkan antara pembelajar satu dan pembelajar yang lain. Oleh sebab itu, untuk mencapai hasil belajar yang berkualitas memerlukan waktu. Si kecil juga harus memahami bahwa sabar bukanlah menanti harapan melainkan mengikuti semua proses yang harus dilalui.

Berikan kejutan kepada anak dalam bentuk hadiah suatu waktu. Hal ini akan membuatnya merasa bahwa yang dia lakukan selama ini tidaklah sia-sia. Judi Online Tidak perlu mahal, yang penting ia mampu memahami konsep disiplin yang dijalani dengan baik, akan membuahkan hasil yang baik pula.

“Maksudnya, dari situ akan terjadi perubahan-perubahan sikap menuju yang lebih baik. Misalnya dari tidak peduli menjadi peduli, malas menjadi rajin, baqil menjadi dermawan, termasuk sabar,” ujarnya. Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengungkapkan, sabar itu bukanlah sifat yang pasif, defensif, dan altruistik. Sabar adalah kemampuan mengelola nafsu, hasrat untuk melakukan sesuatu, menerima keadaan, dan berusaha melakukan yang terbaik dengan konsisten. Berolahraga, berjalan kaki, yoga, meditasi atau berdoa bisa membantu untuk mewujudkan calm parenting. Untuk mengasuh anak dengan penuh ketenangan dan kedamaian, kita membutuhkan komitmen dan latihan yang serius.

Maka, bekal yang diperlukan untuk anak kita adalah kemampuan menempuh perjalanan itu. Kemandirian adalah bekal untuk bisa kuat menghadapi proses itu,” jelas praktisi pendidikan Imelda Hutapea, M.Ed dalam Workshop Nasional 1001 Cara Bicara bulan Maret lalu. Melatih rasa syukur dan ikhlas tidak begitu sulit, kok, Quipperian. Kamu bisa mulai dengan selalu bersyukur saat bangun tidur di pagi hari.

Selain membantu anak untuk lebih sabar, menurut Ikhsan, permainan tipe ini juga membantu anak mengembangkan motivasinya. Si kecil akan terpacu untuk menyelesaikan permainan tersebut dan mendapatkan gambar atau bentuk yang diinginkan. Jakarta – Anak gelisah, merengek, bahkan marah saat sedang mengantre, atau bersikap tidak sabar terhadap suatu hal?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *